Sunday, September 29, 2013

Lowongan Kerja Perawat di Australia - Antisipasi Permintaan Perawat Australia, BNP2TKI Gelar Workshop

Bandung, BNP2TKI, Kamis (4/10) – Guna mengantisipai permintaan tenaga perawat dari Australia, Direktorat Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas (PHK) Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) II BNP2TKI menggelar Workshop Lembaga Penyedia Calon TKI Kesehatan di Hotel Le’ Aries, Bandung, Kamis (4/10).
Menurut Direktur PHK KLN II Elia Rosalina Afif, workshop ini diikuti oleh 42 peserta dari BNP2TKI, Kemnakertrans, BNSP, Kemenkes dan agensi dari Yordania.
Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI Endang Sulistyaningsih berharap ada paparan tentang peta deman dan supply terkait sektor perawat. Selain itu, untuk mendukung pembiayaan penempatan TKI perawat ke Australia juga diundang pembicara yaitu senior advisor BNP2TKI, Aries Mufti.
Kasubdit Pusrenguskes Kemenkes Eka J Singka membahas tentang peran Kebijakan Penyiapan TKI Perawat menghadapi pasar kerja Internasional. Adapun dari pembicara Sugianto dari BNSP akan mengulas tentang Sistem Sertiikasi Nasional khusus untuk perawat dan pembicara dari BNP2TKI, Elfrida Herawati yang mengulas tentang peluang kerja TKI di luar negeri serta dari PPNI tentang peran dan fungsi PPNI dalam menciptakan tenega kerja perawat yang berkualitas di dunia internasional.
Agensi dari Yordania, Hadianto Joko mengulas tentang peluang kerja di Yordania. Workshop yang diadakan selama 1 hari penuh ini dihadiri oleh para peserta dari Sekolah Tinggi Kesehatan dari Bandung dan Serang, Banten. Melalui workhop ini Elin mengharapkan ada sinergitas antara instansi pemerintah dan swasta dalamupaya penyiapan TKI perawat yangakan ditempatkan ke Australia.
“Workshop ini dimaksudkan untuk saling sharing info bagi lembaga penyedia kesehatan tentang bagaimana menyediakan tenaga kesehatan yang sesuai permintaan. Selaku produsen TKI Kesehatan ibu-ibu dan bapak nantinya bisa match dengan permintaan di dunia internasional,” tandasnya.
Karena itu, kata Elin - panggilan akrab Elia Rosalina Afis - dari workshop ini nantinya akan ada tim kecil yang akan membuat pilot project tentang penyiapan TKI perawat ke Australia. Tim kecil ini akan membahas tindaklanjut masalah yang berkembang seperti soal sertifikasi nasional sektor keperawatan, mekanisme pembiayaan dan hal-hal terkait lainnya.Dijelaskan Elin, terkait pelayanan kesehatan di luar negeri selama ini ada beda protap.
Ia mencontohkan ada negara di mana jika ada warga yang sakit dilayani dulu oleh perawat baru kemudian dengan dokter. Sebaliknya, ada juga yang dirawat lebih dulu oleh dokter baru kemudian ditindaklanjuti oleh perawat.
Beda pelayanan, kata Elin, tentu akan beda kurikulumnya, metodelogi dan sebagainya. Karena itu, soal ini juga harus diabahas di Tim Kecil.
"Intinya, pemerintah akan terus memfasilitasi upaya lembaga penyedia TKI perawat agar pada saatnya siap menempatkan TKI ke Australia dan negara lainnya," papar Elin. (zul/b)
 

No comments:

Post a Comment