Monday, September 16, 2013

Lowongan Kerja Perawat di Medan - 700 Perawat RSUP Adam Malik Demo Dirut

Tersinggung Dikatain Kinerjanya Tak Becus
MEDAN-PM
Tersinggung dikatain kinerjanya tak becus, 700-an perawat RSUP Adam Malik Medan melakukan unjukrasa di depan kantor Direktur Utama, kemarin (2/9) pagi.
Ratusan tenaga medis ini mengaku merasa terhina, setelah Direktur Utama, Lukmanul Hakim Nasution, menyampaikan amanat agar seluruh staf rumah sakit meningkatkan kinerjanya yang dinilai masih kurang, khususnya kepada perawat dianggap tidak sanggup memberikan yang terbaik untuk melayani pasien.
“Kami dari perawat RSUP Adam Malik Medan hari ini menuntut direksi untuk lebih fair kepada perawat. Kami ingin direksi menetapkan tugas sesuai porsi kerja. Direksi menyatakan seorang perawat bertugas merawat 16 pasien. Tidak ada rumus itu, yang ada 1 banding 6, dan perawat bukan administrator,” teriak Martoni Calvin, yang disambut tepuk tangan ratusan rekannya sesama perawat.
Untuk itu, lanjut Martoni, pihaknya menuntut agar perawat dihargai sesuai uraian tugasnya, tidak lagi melaksanakan tugas administrasi, menyorong pasien dan sebagainya. “Jika sikap Direksi rumah sakit soal porsi kerja ini tidak berubah, kita akan melakukan mogok kerja dan langsung ke DPRD Sumut,” katanya.
Bukan itu saja, para perawat juga meminta perbaikan kesejahteraan dan gizi, karena selama ini mereka belum mendapatkan kesejahteraan yang memadai. Selain soal porsi kerja, para perawat sempat menyuarakan tuntutan agar UU Keperawatan segera disahkan.
Dalam orasi yang disampaikannya, Martoni Calvin juga menilai kinerja Lukmanul Hakim tidak optimal. Sejak Februari 2013 memimpin rumah sakit tipe A ini, tidak ada perkembangan yang signifikan yang dilakukan. “Kepemimpinan sekarang ini jalan di tempat. Padahal kita dituntut memiliki standard internasional. Tapi jasa pelayanan tidak maksimal,” katanya.
Sementara itu, Dirut RSUP HAM, Lukmanul Hakim Nasution mengakui dalam apel pagi itu dia menyampaikan beberapa amanat agar seluruh staf rumah sakit meningkatkan kinerjanya yang dinilai masih kurang. Namun menurutnya, amanat itu tidak hanya untuk para perawat tetapi kepada seluruh staf di lingkungan rumah sakit. “Saya menyampaikan tugas pokok. Tahap awal memang mengenai keperawatan. Saat selesai, mereka tidak terima dengan arahan saya,” katanya.
Lukmanul menambahkan, hal yang disampaikannya merujuk kepada aturan yang ada. Dan terkait pernyataannya yang menyinggung, Lukmanul berkilah para perawat dinilai salah menafsirkan amanatnya tersebut. “Mereka salah penafsiran. Selama ini SDM (sumber daya manusia) kita memang masih kurang, tapi kita ingin memberdayakan SDM yang ada. Dengan SDM yang ada kita berupaya memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya.

No comments:

Post a Comment