'Semenjak itu, saya memutuskan untuk mengambil kuliah di bidang ini. Saya sudah mendapat gelar master of management di Monash University, namun itu tak menghalangi minat saya untuk kuliah di keperawatan'.
Sari Hermiyati, yang lebih familiar
dengan nama Sari Bui semenjak menikah dengan orang Vietnam memang
merupakan sosok inspiratif yang memukau para mahasiswa peserta kuliah
umum. Beliau adalah alumni Fakultas Ekonomi Undip tahun 1997, dan
magister managemen Monash University 2000.
Ketertarikan dan minatnya yang besar
pada ilmu keperawatan saat bekerja di nursing home mendorongnya menempuh
pendidikan sarjana selama 3 tahun di Australian Catholic University,
sekaligus meraih title registered nurse di Australia pada tahun 2004 lalu.
'Bagi orang Indonesia, menjadi perawat
di luar negeri, misalnya di Australia memang sangat menjanjikan. Ini
terkait dengan gaji yang diterima dan fleksibilitas kerjanya' demikian
disampaikan Sari saat berbagi pengalaman dengan para mahasiswa dan dosen
PSIK Undip.
Sari sendiri saat ini adalah RN Division 1 yang bekerja di Austin hospital di bagian Surgery Center dan Mitcham Private Hospital bagian Medical Surgical ward, day surgery dan PACU. Keduanya berada di Melbourne Australia.
'Pemerintah Australia hingga kurun waktu
12 tahun mendatang, sebagaimana dilansir di sebuah harian di November
2012, membutuhkan sekitar 110.000 perawat untuk bekerja disana. Ini
tentunya menjadi peluang bagi perawat-perawat di negara lain untuk
masuk. Sejauh ini perawat dari India, Filipina, Nigeria dan beberapa
negara lain menjadi target. Ini karena kemampuan bahasa Inggris mereka'
lanjutnya.
Menyinggung tentang peluang perawat
Indonesia, Sari mengatakan bahwa peluang tetap ada. Hanya saja
keterbatasan bahasa menjadi salah satu faktor kendala kesempatan
tersebut.
'Satu hal yang menjadi kendala perawat
Indonesia adalah penguasaan bahasa Inggris. Hal ini mengingat komunikasi
dalam bahasa yang digunakan klien menjadi aspek terpenting dalam
pelayanan. Dalam hal ini, bahasa Inggris adalah bahasa yang digunakan
dan harus dikuasai perawat' jelasnya.
Terkait bagaimana cara bagi lulusan
sarjana keperawatan untuk bekerja dan mendapatkan RN, Sari pun
menjelaskan lebih lanjut. 'Bagi mereka yang sudah lulus sarjana di
Indonesia dan ingin bekerja di Australia, mereka bisa mengambil program nurse for overseas students. Yang bersangkutan harus mengajukan lamaran ke Nursing Board Australia dan juga ke universitas untuk mengikuti program bridging course selama 6 - 12 bulan. Setelah lulus, mereka bisa mengajukan registrasi ke nursing board dan visa untuk bekerja' tambahnya.
Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085_260_482_111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK_GHOB_2D_3D_4D_6D_DISINI
ReplyDeleteSaya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085_260_482_111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK_GHOB_2D_3D_4D_6D DISINI